Cara Budidaya Ikan Patin Untuk Pemula

Tahukah Anda cara budidaya ikan patin? Ikan patin merupakan ikan yang mudah diolah menjadi berbagai macam jenis masakan.

Cara Budidaya Ikan Patin Untuk Pemula
Cara Budidaya Ikan Patin Untuk Pemula

Tidak heran jika banyak orang yang ingin mengetahui teknik ternak ikan patin dan bermaksud untuk mengembangkannya.

Patin memang tidak setenar gurame atau lele, akan tetapi ikan patin cukup banyak dicari oleh rumah tangga atau rumah makan.

Walaupun teknik pembudidayaannya memang tidak semudah ikan lele, namun prospek dari pembudidayaan patin cukup menjanjikan.

Cara Budidaya Ikan Patin

Keberhasilan teknik ternak ikan patin bergantung pada kondisi kolam dan daerah tempat Anda menernakkannya. Berikut adalah beberapa persyaratan untuk membudidayakan ikan patin:

  • Jenis tanah yang baik untuk membuat kolam patin adalah tanah liat atau lempung. Tanah ini mampu menahan massa air dan bisa mencegah kebocoran, jadi sangat cocok jika Anda hendak membuat dinding kolam.
  • Tanah harus memiliki kemiringan sekitar 3-5% agar mempermudah proses pengairan.
  • Jika hendak melakukan pembudidayaan pating menggunakan jala apung, Anda bisa memilih sungai dengan arus yang tenang.
  • Kualitas air yang digunakan untuk beternak ikan patin harus bersih dan tidak tercemar oleh bahan kimia, limbah atau zat-zat apapun.
  • Air harus memiliki keseimbangan sekitar 6 – 5,7

Ketika Anda sudah menebarkan benih untuk mengembang-biakkan ikan patin, maka ikan tersebut sudah bisa dikonsumsi ketika beratnya mencapai 200 gram hingga 1 kilogram.

Di dalam teknik ternak ikan patin, Anda juga harus memperhatikan pakan yang hendak diberikan ke ikan tersebut.

Selain memberikan pakan khusus patin, Anda juga bisa memberikan makanan alami yang sesuai untuk ikan patin seperti siput atau bekicot agar ikan patin tumbuh sehat dan kebutuhan gizinya terpenuhi.

Saat tiba masa pemanenan, Anda harus memilah ikan patin mana yang layak dipasarkan. Jika ikan patin dalam kondisi mati atau sakit sebaiknya jangan dipasarkan.

Hal ini bertujuan untuk menjaga nama baik pembudidayaan Anda di mata konsumen. Jika Anda sudah berhasil menerapkan semua Cara Budidaya Ikan Patin dengan baik, maka dapat dipastikan tingkat ikan yang sakit atau mati sangat kecil jumlahnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *